Skip navigation

Usia remaja adalah usia dimana biasanya kita lebih senang untuk berkumpul dan membuat perkumpulan. Di usia ini biasanya para remaja mempercayai suatu teori, yaitu menganggap teman adalah segalanya.

Dalam mendidik, orang tua semestinya tidak hanya berposisi sebagai orang tua saja, tapi juga harus bisa berposisi/bertindak sebagai “teman”. Sebagian orang tua berpikiran bahwa dengan uang, kebutuhan anaknya (remaja) terpenuhi, padahal belum. Bila remaja pada saat di rumah diam/tidak aktif, bukan berarti ia tidak ada masalah, bisa jadi ia menyimpan dan memendam masalah.Kelalaian orang tua dapat berakibat rusaknya mental dan masa depan anaknya(remaja), karena terjerumus dalaam pergaulan yang tidak sehat.

Emosi para remaja tidak stabil/bergejolak, memungkinkan untuk nekat melakukan apa yang dia mau meskipun itu terlalu ekstrim. Terkadang kondisi ini tidak diimbangi dengan sikap tanggung jawab. para remaja cenderrung lari dari permasalahan yang mereka hadapi.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.